Bangkitkan Api Revolusi Gerakan Mahasiswa Keperawatan


Oleh : Iwansyah,S.Kep.,Ns.,CWCCA

Jika kita menghamba pada ketakutan kita memperpanjang,
barisan perubahan…
“Wiji Thukul”

Jalanan itu telah menjadi panggung. Tampil menyuarakan apa yang selama ini menjadi keluhan batin bagi profesi perawat. Penghinaan, pemerasan, ketidakadilan  dan kesenjangan itulah yang sebenarnya pantas untuk di pelajari dalam dunia keperawatan. para pelaku itu beroperasi dalam skema yang luar biasa liciknya, yang sudah lama menjadi pola relasi untuk menghancurkan citra profesi perawat. Semua itu hanya untuk meringkas apa yang selama ini menjadi bahan diskusi kita. Jutaan perawat tersebar dibanyak tempat dengan harapan yang kian suram. Diatas hamparan kekejaman itulah maka protes dan perlawanan didengungkan, mereka mencuatkan sikap yang selama ini langka: kembalikan kedaulatan profesi perawat dan hancurkan piramida yang selama ini hanya menjadi penghalang kesejahteraan profesi perawat. Siapakah yang mampu merubah kesenjangan social yang terjadi pada  profesi perawat saat ini? Apakah tinggal diam dan terus ditindas tanpa bangkit dan melawan? Dimanakah api revolusi gerakan mahasiswa keperawatan saat ini?
 Gerakan mahasiswa keperawatan merupakan motor penggerak perubahan dari suatu sistem yang ada. Tekad yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan dan kemampuan melihat sisi kehidupan secara holistik menjadi stimulus mahasiswa untuk terus berjuang bangkit dari keterpurukan. Perjuangan gerakan mahasiswa keperawatan  tak pernah ada kata putus. Biarpun ada penghianatan, dan merekan yang sudah tak lagi percaya tapi mahasiswa tetaplah berdiri dengan idealismenya, sebuah sikap yang lebih menunjukkan campuran antara rasa percaya diri, tak mau tunduk dan ingin mengubah. Walau ada sedikit takut dan bingung tapi suara kaum terpelajar itu tak pernah mampu diredam.
Alasan utama menempatkan mahasiswa keperawatan beserta gerakannya secara khusus dalam tulisan singkat ini lantaran kepeloporannya sebagai " mata rantai pembela profesi" serta keperduliannya yang tinggi terhadap masalah yang sering terjadi terhadap penindasan profesi perawat  yang dilakukan dengan jujur dan tegas. Walaupun memang tak bisa dipungkiri, faktor pemihakan terhadap ideologi tertentu turut pula mewarnai aktifitas politik mahasiswa keperawatan yang telah memberikan konstribusinya yang tak kalah besar dari kekuatan politik lainnya. Oleh karenanya, penulis menyadari bahwa deskripsi singkat dalam tulisan ini belum seutuhnya menggambarkan korelasi positif antara pemihakan terhadap ideologi tertentu dengan kepeloporan yang dimiliki dalam menengahi konflik yang ada.
Pemihakan terhadap ideologi tertentu dalam gerakan mahasiswa keperawatan memang tak bisa dihindari. Pasalnya, pada diri mahasiswa keperawatan terdapat sifat-sifat intelektualitas dalam berpikir dan bertanya segala sesuatunya secara kritis dan merdeka serta berani menyatakan kebenaran apa adanya. Maka, diskursus-diskursus kritis seputar konstelasi problem sosial yang tengah terjadi kerap dilakukan sebagai sajian wajib yang mesti disuguhkan serta dianggap sebagai tradisi yang melekat pada kehidupan gerakan mahasiswa keperawatan.
Pergerakan mahasiswa keperawatan adalah gerakan moral dan intelektual.Orientasi gerakan ini adalah perbaikan segala aspek pendidikan keperawatan  dengan upaya yang tersistem dan berkesinambungan dengan pola yang dipakai meliputi input, proses, output dan evaluasi. Sudah saatnya para aktivis pergerakan mengubah orientasi dengan menengedepankan nuansa gerakan intelektual (intellectual movement) selain gerakan masa dalam menuntaskan cita-cita yang diawali dengan ikrar sumpah pemuda.
Secara hakiki, gerakan mahasiswa adalah gerakan intelektual jauh dari kekerasan dan daya juang radikalisme. Mengingat, gerakan ini bermuara dari kalangan akademis kampus cenderung mengedapankan rasionalitas dalam menyikapi perbagai permasalahan. 
Dalam sebuah perubahan pelayanan keperawatan sebenarnya mempunyai suatu pilihan utama yang saling berhubungan dengan perubahan, mereka melakukan inovasi dan berubah atau mereka yang hanya menunngu perubahan yang disebabkan oleh sebuah situasi. Aneh rasanya apabila disatu sisi kondisi masyarakat berubah dari waktu ke waktu sedangkan dunia keperawatan masih konstan dan statis. Perubahan adalah bagaimana perawat dan calon perawat berkonstribusi untuk mempertahan profesi keperawatan sebagai profesi yang sprofesional, namun lebih dari itu berperan aktif dalam melakukan sebuah perbaikan dalam memberikan pelayanan yang baik.  Mahasiswa keperawatan yang menjadi pengelola awal dalam menciptakan sebuah perubahan harus memiliki visi dan misi yang jelas terhapap tujuan yang akan dicapai. Segala hal mengenai tindakan yang akan dilaksanakan harus dioptimalkan secara maksimal.
Revolusi yang dilakukan oleh mahasiswa keperawatan merupakan sebuah bentuk dedikasi dan kecintaan yang tinggi terhadap profesi  yang digelutinya. Kecintaan tersebut berawal dari sebuah semangat dan keyakinan akan perbaikan yang bisa dilakukan . hal tersebut diwujudkan dengan ketekunan dan inovasi kreatif. Yang pada akhirnya akan melahirkan sebuah profesi keperawatan yang diakui, bermanfaat banyak dan di hormati di negri ini. Manfaat yang dapat terjadi, jika mahasiswa berhasil dalam melakukan sebuah revolusi keperawatan, yaitu: Peningkatan kualitas pelayanan keperawatan, kualitas pelayanan keperawatan secara keseluruhan ditentukan oleh kualitas tenaga perawat yang ikut andil di dalamnya. Walaupun pada  posisi sekarang selaku mahasiswa, hal ini belum bisa dirasakan manfaat nya secara langsung, namun hal ini akan bergunan nantinya setelah  bekerja. Dengan sebuah perubahan  yang dilakukan, hal ini akan memberikan sumbangsih pada kemajuan pelayanan keperawatan kelak dan memberikan kepuasaan baggi masyarakat. Pelaksanaan standar praktik keperwatan, Bebagai kasus dan isu mirng terkait perawat selama ini disebabkan oleh pelaksaan tindakan keperawatan yang belum memenuhi standar praktik keperawatan.
Kesadaran akan cita-cita besar profesi keperawatan dan tanggung jawab terhadapnya pun telah menjadi modal dasar mahasiswa keperawatan untuk mulai bergerak melihatkan taringnya. Kepeloporan mahasiswa Indonesia dalam mengusung agenda perubahan sosial politik juga telah memberikan motivasi dan ruang yang kondusif bagi mahasiswa keperawatan untuk merapatkan barisan.
Mahasiswa keperawatan merupakan kekuatan awal terbesar yang dimilki oleh dunia keperawatan saat ini. Mereka memilki kesempatan dan kekuatan untuk melakukan perbaikan, mengingat masih banyak nya kesempatan yang dimiliki. Hal ini diwujudkan dalam sebuah revolusi secara signifikan dan menyeluruh dalam berbagai aspek dalam dunia keperawatan. Sehinnga pada akhirnya akan tercipta profesi keperawatan yang profesional, di hargai, dan memberikan manfaat banyak bagi negeri tercinta ini. Kemajuan dunia keperawatan tidak akan pernah terlepas dari kontribusi mahasiswa keperawatannya. Seiring dengan kompleksitas yang ada, Kini bukan saat nya mahasiswa mementingkan diri nya sendiri, melainkan mampu memberikan sumbangsih pada orang lain. Bangsa ini sesungguhnya membutuhkan orang orang yang mampu menciptakan sebuah perubahan terutama dari kalangan mahasiswa.

Iwansyah
Iwansyah Seorang Penulis Pemula Yang Mengasah Diri Untuk Menjadi Lebih Baik

Post a Comment for "Bangkitkan Api Revolusi Gerakan Mahasiswa Keperawatan"